Text
Lengking Burung Kasuari
Dibuka dengan mitos mengerikan seputar "tukang potong kep" (pemburu kepala anak-anak untuk fondasi jembatan), cerita ini mengalir manis sekaligus getir melalui sudut pandang Asih, seorang anak perempuan berusia tujuh tahun. Berlatar di Jayapura, Papua pada tahun 1970-an awal masa integrasi NKRI, novel ini memotret dinamika kehidupan keluarga tentara asal Jawa serta interaksi domestik antartetangga yang penuh kemajemukan. Melalui keluguan mata anak kecil, pembaca diajak menyelami keseharian Asih yang diwarnai tugas-tugas remeh seperti mengasuh bayi tetangga, hingga benturan realitas sosial, budaya, dan intrik politik yang terjadi di sekitarnya. Di balik kisah masa kecil yang tampak menyenangkan, penulis secara apik menyelipkan isu-isu sensitif pasca-Trikora tanpa kehilangan sisi manis dunia anak-anak.
Tidak tersedia versi lain